Perjalanan Kedua


Halo November!

Dua bulan 2020. Tidak terasa ya, waktu begitu cepat menipu kita.
Hari ini saya mampir nulis di blog setelah melakukan perjalanan singkat yang mengesankan.

Ceritanya hari Sabtu kemarin saya ikut Mas Har pulang ke Desanya di Jombang, Jawa Timur. Sekalian silaturahmi kembali dengan Bapak dan Ibu. Tapi tujuan utamanya adalah melepas segala penat yang ada di kepala saya.  Belakangan kepala saya dipenuhi beragam pikiran yang tidak semuanya positif, jadi rasanya perlu penyegaran pikiran sejenak dan salah satu caranya adalah berjarak dengan sumber-sumber pikiran negatif tersebut.

Saya sudah pernah ke Jombang, Desember 2018. Hampir setahun lalu! padahal rasanya baru-baru saja melewatinya. Saya bahkan masih sangat ingat tempat-tempat yang saya datangi di Jawa Timur Trip pertama saya kala itu.

Kali ini perjalanan kami singkat sekali. Sabtu malam berangkat, Minggu Pagi sampai Jombang, Senin Malam kembali ke Bandung dan Selasa pagi kami tiba di Cimahi. Rabu Pagi saya lanjutkan kembali ke Jakarta untuk bekerja.

Lalu apa yang seru dan berbeda di perjalanan kali ini?
Saya tidak memasang ekspektasi apapun di perjalanan kali ini. Jadinya hal-hal kecil yang saya dapatkan di Desa Mas Har rasanya istimewa. Mulai dari datang pagi-pagi dijemput keluarga Mas Har di Stasiun, makan nasi pecel di pasar tradisional, beli mangga dengan harga sangat murah (yang kemudian diketawain karena mangga di desa tinggal ambil di pohon), bisa jalan-jalan sore di kampung yang masih segar sekali nuansanya setelah diguyur hujan atau bahkan bahagia karena ternyata saya banyak sekali tidur di desa mas har. dan nyenyak! percayalah setelah berhari-hari insomnia di Jakarta, bisa tidur selama dan senyenyak itu adalah anugerah.

Bonusnya tentu jadi bisa foto-foto, padahal di perjalanan pada umumnya saya ogah sekali minta foto atau bahkan difotoin Mas Har, tapi kali ini entah kenapa selalu minta difotoin.



Oh dan iya, akhirnya di perjalanan kali ini kami satu frekuensi tentang slow-holiday, istilah yang saya cipatakan sendiri: Liburan Santuy. Yang tidak dikejar-kejar list harus kemana-mana, bisa eksplor tempat-tempat lokal, bisa makan makanan unik di satu daerah dan ngobrol sama warga lokal.
Karena diliburan kali ini, Mas Har setuju dengan gaya liburan saya yang menurutnya aneh hehe Mas Har juga terlihat lebih bahagia dibanding liburan kami sebelumnya yang penuh ambisi. Seminggu keliling banyak sekali tempat di Jawa Timur dari Bromo sampai peninggalan kerajaan Majapahit di Mojokerto (lihat kan yang satu ambisi siapa satunya lagi ambisi siapa).



Semoga diberikan banyak rezeki dan kesempatan untuk bisa liburan santuy lagi dihari-hari kedepan! untuk kami dan tentu kamu yang baca!


 




0 comment

leave yout comment here :)