Ceritanya : Magang

Songkhla Diary no. 2
Kalau dipikir-pikir, program pertukaran pelajar saya tidak sesimple yang saya kira. Di Awal dulu saya hanya membayangkan akan ditempatkan di sebuah TK di Penang, Malaysia. Ternyata setelah berbulan-bulan menunggu dan menganggur dua bulan lebih karena saya juga terlambat mengambil program KKN, programnya pupus, saya dipindah ke Songkhla di Thailand. Dulu, waktu kami semua masih bisa memilih Universitas exchange saat seleksi saya menghindari Songkhla sebagai destinasi saya. Why ?
Dari semua alumni sejak bertahun-tahun lalu, hanya dua orang alumni yang exchange di kota selain Songkhla, sisanya disini. Saya sudah bosan mendengar ceritanya, rasanya tak 'wah' lagi datang ke tempat yang sudah didatangi banyak orang. well itu dulu.
Sekarang setelah di Songkhla semuanya berubah. Saya banyak menikmati hal baru yang tidak didapat para alumni atau teman angkatan 2013 karena ditempatkan di tempat yang benar-benar baru. MoU exchange saya sebenarnya dengan sebuah kampus teknik yang cukup besar dan tenar di kota ini, tapi karena jurusan saya PAUD (dan lucu sekali kalau kampus teknik punya jurusan PAUD), saya dipindahkan lagi ke kampus lain, Boromarajonani College of Nursing, Songkhla. Akademi keperawatan yang mempunyai Lab PAUD. di Lab tersebut saya ditempatkan. Mereka lebih sering menyebutnya daycare.
My Name Card :) and my desk.
Di Kampus ini, saya menjadi mahasiswa exchange pertama mereka. Sambutan yang diberikan sangat baik, walaupun sangat sedikit acan (guru) yang bisa berbahasa Inggris. Walaupun magang di daycare, saya diminta supervisor saya untuk tetap ngantor di kampus, satu ruangan dengan semua dosen bagian kesehatan anak.
Salah satu spot didekat asrama
Selain pindah kampus, saya juga pindah Asrama, jujur asrama yang lama lebih asyik fasilitasnya, semacam flat dengan dua kamar, meja makan, sofa, TV, kulkas dan saya bisa masak serta mencuci di asrama tersebut. Di tempat baru, Saya dilarang mencuci dan masak, aturannya memang seperti itu, jadi untuk mencuci saya harus membayar laundry kampus, sekitar 350 bhat perbulan (1 bhat : 425 rupiah). Saya manggut untuk urusan nyuci, tapi untuk masak, karena dilarang disini, saya berencana masak di dorm diogi dkk yang hanya berjarak 15 menit dengan jalan kaki. Biar lebih irit :). Satu hal yang saya suka dari kampus ini, mereka menyewakan sepeda untuk mahasiswa yang ingin keluar kampus, harganya yang istimewa, cma 2 bhat sehari. Makanya pulang pergi ke tempat diogi dkk terasa mudah saja.
Sepeda 2 bhat / hari
Hari Jumat kemarin, Acan Kae, pimpinan di bagian pediatric mengajak saya pergi ke Greenway, pasar malam yang sangat ramai di Hat Yai, sebuah daerah yang jadi 'kota' nya Songkhla, jaraknya sekitar 40 menit naik mobil. Tadinya saya pikir kami hanya akan berjalan, melihat-lihat dan belanja. Ternyata salah :). dari kampus kami pulang terlebih dahulu ke rumah Acan Kae mengambil kedua anaknya yang biasa dititip dirumah neneknya, dan pergi bersama-sama ke Hat Yai. Di sana sudah ada mahasiswa acan kae yang menunggu. Ternyata bukannya belanja, kami malah akan jualan. Bukan jualan seperti diogi dan windy, kami berjualan boneka kecil seharga 20 bhat untuk dana yang akan disumbangkan pada Nursing Day tanggal 21 Oktober mendatang. Jadi semacam bakti sosial :).
Rencananya hari ini kami akan kembali menjual boneka-boneka it di Songkhla Park. So excited. Padahal baru dua hari disini.

Acan Kae and Acan Fon

Anaknya acan Kae : Go Pai

Greenway, Hat Yai

20 bhat / boneka untuk kegiatan amal




4 comment

  1. Jadi penyewaan sepeda disana cuman Rp. 1.000,- ?? dahsyad. Enak yah Sri ketemu banyak anak kecil juga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe kalo dri kurs kemarin sekitar Rp. 830,- mel :) iya. daycarenya keren disini . nanti dibikin posting sendiri :) btw kmana aja ? udah lama ga mampir . sy mampir ke blog mel juga ga update :D

      Hapus
  2. keren....aku mau nulis..tp bnyak kendala..hiikkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. hhe smangat akak :D smga cepet diganti yg ilang kemarin sama yang jauh jauh lebih baik :)

      Hapus

leave yout comment here :)