Learn to Rest, not to Quit


If you get tired,
Learn to rest,
not to quit.
    - a pinterest quotes with no source

Beberapa waktu yang lalu saya sempat merasa amat kalut, saat itu beban pikiran saya sedang berat-beratnya. Padahal saya baru pulang dari Cimahi. Biasanya energi saya terisi penuh setelah kembali dari Cimahi. Beberapa hari tersebut, saya menangis sepanjang malam, menangis di tempat kerja, bahkan mengambil jarak dari teman-teman di kantor dengan mengerjakan tugas di Taman.

Jumat malam, saya sudah tidak bisa meredam perasaan saya, saya telepon Mas Har, sambil terisak-isak bilang "Aku mau pulang...", sebenarnya saya janji pada diri saya sendiri untuk pulang paling cepat dua minggu sekali, akhir pekan lalu sudah pulang dan sekarang kembali merengek minta pulang, biasanya Mas Har akan mengingatkan saya pada janji yang saya buat, tapi waktu itu ia malah memperbolehkan saya pulang dan bilang akan menjemput di teminal leuwi panjang lalu mengantarkan saya pulang ke Cimahi.

Sepertinya itu adalah keadaan terendah saya selama berada di Jakarta. Jadi pulang adalah satu-satunya cara saya menyembuhkan diri.

Saya tak memberi tahu siapapun saya pulang, jika biasanya saya ke Lapak atau ke sekretariat Hayu Maca, kala itu saya hanya tidur-tiduran di rumah. Mengurus tanaman bersama Ibu, main sama Dimas dan Minggu siang mengajak Mas Har untuk main ke Taman Hutan Raya Ir. Juanda.

Di Tahura, saya benar-benar merasa sembuh. Melepaskan semua luka yang didapat ketika berada di Jakarta dan saya yakin  bahwa saya bisa kembali ke Jakarta dengan keadaan yang prima.


--
Saya beberapa kali berada di kondisi seperti itu. Dulu, sebelum ada Mas Har yang sepertinya selalu siap sedia mendengarkan saya di kondisi apapun, kondisi seperti ini seringkali membuat saya destruktif, merusak saya perlahan dan membutuhkan waktu lama untuk kembali bangkit.

Kalau dibilang apakah saya beruntung karena sekarang ada Mas Har? (seperti yang sering Hanafi bilang).

Saya rasa iya. Mas Har tahu kondisi-kondisi dimana saya butuh diajak rehat dan bisa mengajak saya kembali bangkit. Dia mengajarkan saya arti 'learn to rest, not to quit'.

--
Kalau kamu berada dalam kondisi yang sama dengan saya, merasa kalut, jatuh, berada di kondisi teredah, cara rehatnya belum tentu sama. Bisa jadi kamu punya cara rehat yang lebih membutuhkan keramaian, menarik diri untuk sekian waktu, atau membuat jarak yang amat lebar, atau justru rehat versi kamu adalah tiduran di kamar sambil menonton drama korea.

Sekarang tentunya saya sudah berada di kondisi yang lebih baik.
Semoga kalian yang membaca tulisan ini, dimanapun berada, juga dalam kondisi baik.

Salam,
Asri


 






0 comment

leave yout comment here :)