Rafflesia Beach Festival 2013 - Day 1

Gladiresik penari sebelum acara Pembukaan di Malam hari.
Pantai memang bagian yang tak terpisahkan bagi masyarakat Bengkulu, termasuk bagi saya, waktu sedang sering sekali nebeng teman naik motor ke kampus. Jarak tempuh dari rumah ke kampus yang memakan 45 menit hampir semuanya menyisir sisi pantai. Pantai, Laut, Biru. Itu yang menjadi pemandangan tiap hari.
Mungkin hal ini yang melatarbelakangi pemerintah Provinsi Bengkulu mengadakan event ini tiap tahunnya. Festival Pesisir Wisata Pantai Panjang atau lebih dikenal Rafflesia Beach Festival. Tahun ini caranya berlangsung di Sport Center Pantai Panjang dari tanggal 27-30 September 2013, kebetulan juga berbarengan dengan event Kota Bengkulu, Bengkulu Expo dan LIPI Expo. Jadi tiga acara ini berlangsung menjadi satu.

Oiya, pembukaannya bertepatan dengan Hari Pariwisata Dunia :)

Ini pengalaman pertama saya mengikuti festival seperti ini di Bengkulu, hee dulu saya tak pernah berani pulang malam, tapi karena ada teman yang juga datang di acara ini saya berani datang pembukaan yang memang baru mulai jam delapan malam.
Acaranya sangat megah, atau setidaknya pembukaannya :). Dari pamplet yang saya dapat akan ada juga kompetisi surfing nasional, Volly pantai, Sepeda Lintas Alam, Kuliner Laut, Pagelaran Seni Budaya, Pameran produk Bengkulu dan yang paling saya suka dari semua list adalah Pameran Kemilau Sumatera. Yap, ada provinsi-provinsi lain di Sumatera yang juga turut berpartisipasi membuka stan dan menampilkan berbagai pagelaran budaya.
Cuma Replika Rafflesia Arnoldi :)Yang asli ga bisa dipindahin
Hari pertama saya hanya keliling didalam stan. Well, bukan hanya sih, saya hampir menghabiskan empat jam didalam stan. Tidak seru kan kalau kita hanya lewat lalu tanda mendapat informasi apapun :). Di Setiap Stan Pariwisata daerah, saya selalu menyempatkan mengobrol dengan penjaga stan, kebanyakan tentang destinasi wisata, biasanya usai ngobrol panjang saya diberi oleh-oleh berupa guide book pariwisata di Provinsi tersebut :) Yang paling keren Provinsi Sumatera Barat yang memberikan Pamplet Wisata, Dua DVD Dokumentasi Wisata plus Tas Hitam bergambar Istana Baso Pagaruyung, satu lagi provinsi yang sangat 'niat' adalah Provinsi Riau dan suadaranya Provinsi Kepulauan Riau. Di Stan Prov. Riau ada sepasang Bujang Gadis yang siap menjelaskan tentang destinasi Wisata diprovinsinya, sedangkan Prov. Kepri memberikan beragam info ditambah Guide Book yang paling TOP dari semua guide book yang saya dapat.
Kok jadi pendek banget yaa ? :P

Untuk stan pariwisata daerah di Bengkulu, yang keren Kab. Rejang Lebong. Setidaknya mereka tampak siap dengan menyediakan guide book dan goodie bag untuk pengunjung yang datang. Kab. Kepahiyang juga menyediakan buku, tapi tak ada yang menjelaskan tentang destinasi wisatanya :(. Sedangkan di Stan Kab. Kaur, saya hanya mendapat beberapa flyer sederhana, tapi asyiknya di stan ini saya mencoba kopi luwak khas daerah Kaur.
Kopi Luwak di Stan Daerah Kab. Kaur

Di Stan LIPI, saya hanya benar-benar tertarik dengan stan sosial dan Lingkungan, yang lainnya terlalu IPA :) saya tidak mengerti ketika penjaganya menjelaskan tentang magnet dan mobil hybrid.
Masih ada hari kedua dan hari terakhir. Saya akan kembali datang :) Melihat kegiatan lainnya. Saya belum sempat banyak memotret, terlalu asyik ngobrol dan mencari guide book yang bisa dibawa pulang.
 
And here it is, Rampokan dari Sore :) asupan tambahan biar semangat Keliling Sumatera


0 comment

leave yout comment here :)