Nodame Cantabile : Nostalgia

Kebanyakan orang menghabiskan week-end terakhir di negeri orang dengan jalan-jalan, mencari souvenir atau bertemu dengan orang banyak. Ini minggu terakhir saya di Thailand, bagaimana saya menghabiskannya ?
Nodame Cantabille
Nodame Cantabile
Hehe, sama sekali bukan dengan jalan-jalan atau mencari souvenir, uang saya habis tinggal tersisa untuk makan beberapa hari lagi dan bayar tiket pesawat serta kereta. Bertemu orang pun rasanya tak perlu karena orang-orang yang saya kenal ada di dorm dan daycare, saya bisa bertemu mereka di lima hari kerja terakhir nanti. Lalu bagaimana menghabiskan waktu kosong ini ?
Well saya mengisinya sama sekali bukan dengan kegiatan produktif. Dari beberapa hari lalu saya menonton drama Nodame Cantabile, drama jepang yang sudah cukup lama, tapi saya baru tau ada dramanya, saya suka sekali membaca komiknya waktu SMA. 
Jaman SMA dulu saya jarang menonton film karena waktu itu belum heboh download film atau minta copyn di flashdisk, dulu kalau mau nonton ya harus beli DVD, kalau mau update DVD ya datang ke pasar kota kembang Bandung tempat semua DVD jenis apapun ada. Karena budgetnya tak sesuai dengan uang saku yang diberi ibu, biasanya pilihan terakhir pinjam DVD teman. Kebetulan ada teman-teman yang hobi menonton drama jepang, tapi saya tak pernah dapat info tentang Nodame, baru beberapa hari lalu kami bertemu di internet  (lebay mode on).
Paling suka adegan ini, waktu Nodame mulai ngerasa senang waktu belajar musik
Noda Megumi adalah seorang mahasiswa musik dengan keahlian piano, ceritanya ia bertemu dengan Chiaki, mahasiswa di jurusan sama tapi cita-cita sebenarnya adalah menjadi seorang konduktor. Ceritanya lucu abis, setiap baca pasti terpingkal-pingkal melihat tingkah nodame yang jorok dan unik plus chiaki yang super cool. Awalnya saya cuma iseng membeli satu komik kalau tak salah jilid ke 5, tapi penasaran dengan ceritanya dan akhirnya rajin pinjam di TB dekat Sman 5 Cimahi. 
The super cool Sinichi Chiaki
Saya sendiri bingung kenapa selalu suka dengan komik bertema musik, padahal tak ada keahlian bermain musik sama sekali. hhe satu-satunya kecerdasan musik yang saya miliki adalah kecerdasan untuk mendengarkan musik, a good listener lah. selain Nodame saya juga suka Piano no Mori, a.k.a Piano Hutan, kalau yang ini saya sampai mengoleksi di rumah, satu-satunya Judul komik yang saya koleksi. Dulu mencoba koleksi conan, tapi malas gara-gara ada di mangacan, jadi rajin baca online.
Kembali lagi ke Nodame, menonton Nodame rasanya dibalikkan kembali ke jaman SMA, saya ingat selalu tiap berapa hari sekali datang ke TB, meminjam sekaligus 5-7 komik, baru naik angkot langsung dibaca. Begitu selesai menonton semua dramanya, saya langsung ingat Nadia, partner pinjam komik di TB yang lebih rajin lagi dari saya :)
Nodame Cantabile yang versi drama ada 11 episode, plus dua movie special, semalam saya nonton yang movie : The Final Score. Aneh rasanya malah lebih semangat untuk menyelesaikan target setelah menonton film ini, Masalah saya dengan Nodame sama, cepat sekali down melihat apa yang diinginkan tidak sesuai rencana. Mungkin agar lebih semangat lagi saya harus punya satu goal fokus seperti Nodame yang ingin bermain piano concerto bersama Chiaki.
And It's very good to watch a happy ending movie after a long time :) hhe
Liat ekspresi Chiaki, hhi yang lebih konyol banyak loh

2 comment

  1. komik musik jadi film? boleh di coba cari nih ;)

    BalasHapus
  2. hehe keren kata aku mah . kocak abis soalnya mel. udah gitu ciakinya ganteng wkwk

    BalasHapus

leave yout comment here :)