Merajut Asa di Jayabakti

Catatan terlambat mengenai Kelas Inspirasi Banggai #4

25 September 2017 lalu saya bertugas menjadi fasilitator Kelas Inspirasi di Kelas Inspirasi Banggai (KIB) 4 yang dilaksanakan di kecamatan tempat saya bertugas, Pagimana. Saya bertugas di desa yang kata orang-orang merupakan desa terpadat di dunia, saya sendiri kaget loh pertama kali melihat Jayabakti, desa semungil ini bisa ditinggali ribuan jiwa, SD nya saja sampai ada tiga dengan jumlah siswa yang fantastis, tempat saya dan menjadi fasil, SDN 02 Jayabakti, menjadi sekolah untuk 370-an siswa. WOW kan !!

Fotonya sampai gak bisa masuk frame semua saking banyaknya siswa

Kelas Inspirasi kali ini adalah kelas inspirasi pertama saya, sebelumnya saya tak pernah terlibat di gerakan turunan Indonesia Mengajar ini. Di Banggai, Kelas Inspirasi dikelola oleh teman-teman dari komunitas Relawan OKE, setahun sekali mereka memilih kecamatan yang berbeda untuk tempat pelaksanaan KI. Singkatnya KI adalah gerakan bagi para profesional untuk cuti sehari dan mengajar di kelas. Syarat untuk menjadi Inspiratornya minimal bekerja dibidangnya selama dua tahun.

Seluruh warga SDN 02 Jayabakti, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa hingga orang tua siswa sangat semangat menyambut Kelas Inspirasi kali ini. Mereka kedatangan 4 Inpirator luar biasa, ada dr. Lucy dari Jakarta, ada Kak Ama Achmad, penulis hits dari Luwuk, Kak Syamsul Alam yang bekerja di perusahaan kontraktor dan Kak Hesty yang bekerja sebagai legal officer di perusahaan perkebunan swasta di Luwuk. Mereka berempat bergantian masuk ke kelas-kelas untuk mengenalkan profesi mereka. Oh iya, ada juga kak Fredy Edwin yang bekerja di AirNav Luwuk, ia hadir sebagai relawan dokumentator, kakak keren dibalik foto-foto yang saya unggah kali ini. Saya juga tak sendiri menjadi Fasilitator disini, ada Kak Dwi Wahyu, Dosen imut dari fakultas kesehatan masyarakat Universitas Tompotika dan kak Andri, penyiar radio BlasmaOne yang HITZ di Luwuk.

Baik Inspirator, dokumentator dan fasilitator semuanya merasa tertular energi positif dari anak-anak di hari itu, saking semangatnya anak-anak kami sampai merasa kewalahan loh ! haha ini untuk pertama kalinya saya meng-handle anak-anak sebanyak ini. 

Ini saya ngajarin nyanyi kaya ngajak ribut ya :P

Saya sempat bercakap-cakap dengan kepala sekolah SDN 02 Jayabakti mengenai kondisi anak-anak yang kebanyakan merupakan peranakan suku Bajo ini, sering tersiar kabar bahwa anak-anak Jayabakti, walaupun jaraknya dari ibukota kecamatan Pagimana, namun pergaulannya amat sangat berbeda, banyak dari mereka (terutama perempuan) yang putus sekolah di usia muda dan kemudian menikah, anak-anak ini juga jarang sekali yang merantau, seperti kebanyakan orang-orang bajo, mereka lebih nyaman tinggal di dekat laut.

Kelas Inspirasi di sekolah ini diharapkan dapat membuka cakrawala baru bagi anak-anak, orang tua dan warga di Jayabakti. Ada banyak jenis perkejaan di luar sana, semuanya bisa dicapai jika kita bersungguh-sungguh mengejarnya. Semoga kehadiran para Inspirator bisa membantu mereka merajut asa baru. 

Setelah Kelas Inpirasi kali ini, saya jadi tertarik sekali ingin bergabung di Kelas Inspirasi lainnya, mungkin di Bandung atau kota lainnya. 

Kamu sudah pernah ikut Kelas Inspirasi ? Jika belum dan tertarik ingin bergabung sila buka websitenya ya : www.kelasinpirasi.org .

Salam Hangat,
Fasilitator Kondang SDN 02 Jayabakti.

Bu Asri





dr Lucy

Kak Ama mengenalkan profesi Penulis

Kak Hesty sang legal officer

Kak Alam membawa gambar alat berat


Terimakasih atas sehari yang berharga Kids !!







0 comment

leave yout comment here :)