Akhirnya bisa pulang


akhirnya bisa pulang.
saya sempat cemas tidak bisa bertemu ibu, bapa, dan adik-adik saya di Cimahi tahun ini, tapi ternyata Allah masih mengizinkan saya bertemu mereka walau hanya 2 hari :)
minggu lalu saya dan renti pergi ke depok untuk mengikuti pelatihan jurnalistik, dan colong-colong waktu untuk mampir ke Cimahi.
Edisi pulang kampung kali ini agak berbeda, biasanya 2 bulan jadi 2 hari, pasti sangat berbeda, saya sebenarnya ingin lebih lama disana, tapi banyak urusan yang belum diselesaikan di Bengkulu dan membuat kali harus kembali lebih cepat, saya belum sempat menulis edisi perjalanan kami kemarin, mungkin nanti postingnya menyusul, banyak hal baru yang saya dapat dan orang baru yang saya kenal. tambahan dari perjalanan kemarin adalah handphone saya yang kembali hilang dengan cara yang sama : saya ketiduran, ketika terbangun. . . hilang.
pelajaran bagi saya untuk lebih lebih lebih lagi berhati-hati, sekarang para tetua terutama ibu dan bu ju meminta saya membeli gantungan handphone yang bisa dikalungkan, menggunakannya dan tak menginggalkan handphone sembarangan.

0 comment

leave yout comment here :)