Kemping Keluarga

Dimas!

Pernah sekali waktu terbersit dipikiran saya, saya ini amat suka berada di alam terbuka, berpetualang, kemping-kemping, jelajah sungai dan laut walau gak bisa berenang, beberapa kali naik gunung walaupun yaaa ga banyak dan ga sampe gunung-gunung tenar di Jawa, tapi ya aku puas sekali sudah melewati semuanya bahkan sebelum usiaku 25 tahun. Tapi pernahkan saya memperkenalkan apa yang saya suka, dunia yang amat saya cintai pada orang-orang terdekat saya, keluarga saya.

Kayanya belum deh As,



Jadi libur lebaran kemarin, saya bertekad ingin membawa keluarga saya kemping, tempatnya dekat-dekat saja tapi asyik, jadi saya pilih Rancaupas. Tak lupa saya ajak Mas Har karena kebetulan dia sudah kembali ke Bandung dan butuh tenaga tambahan :P.

Sehari sebelumnya Mas Har yang masih di Jombang sibuk mengingatkan saya untuk mengecek ulang barang-barang yang akan dipinjam seperti tenda, matras, sleeping bag jangan sampai ada yang ketinggalan, juga meminta ibu menyiapkan semua urusan makanan. Dimas sudah sangat semangat mau ikut, sayajuga sudah cek tarif Go-Car atau Grab-Car sekitar Rp. 150.000 dari Baros sampai Rancaupas. Wokay sudah siapp semua.

Ternyata ketika hari H, harga Go-Car naik hampir 3x lipat, mungkin karena musim liburan dan kena tarif siang kali ya. Jadinya kami menunggu sekitar 1 jam, karena harganya ga turun-turun :') akhirnya malah angkot hopping, which is okay juga karena ternyata jalur ke arah atas macetnya minta ampun, dan kalo di angkot kan kita sharing bayarnya, jadi ga gaenakan juga karena macet. Kita 3 kali naik angkot. Cimahi - Soreang, Soreang - Ciwidey, Ciwidey - Patengang. Turun persis didepan Rancaupas.


Sampai sana Dimas langsung kesenengan, sampai bilang 2 hari aja nginepnya (karena baru sampai sekitar 16.30), kita langsung dirikan tenda, Ibu masak (ini enaknya bawa ibu kemping, ga usah repot mikir masak). Beli kayu bakar untuk bikin api, yang ga cukup seikat ternyata butuh sampai 3-4 ikat padahal 1 ikat aja banyak banget. Ibu juga beli bola kaki plastik jadi Dimas bisa main bola.

Malamnya baru kerasa.....
Dingin sedingin dinginnya kan, suhu di Rancaupas kalau malam memang luar biasa sih, bisa drop sampai 5 derajat celcius. Pagi subuh apalagi, makin dingin, Dimas akhirnya bilang, udah deh, langsung pulang aja hari ini haha.

Setelah minum-minum anget, lihat matahari terbit meninggi, kita kasih makan rusa. Ini kali pertama Dimas main-main di kandang rusa, bahkan kayanya pertama kali dia liat rusa bebas deh, mungkin pernah lihat rusa di kebun binatang doang. Seruuuuuu sekali.....

Jadi gini ya rasanya bawa keluarga kemping, repot tapi seru haha, by the way ini beneran kemping pertama keluarga kami, bahkan waktu ada bapak kita ga pernah liburan bikin-bikin tenda. Paling nginep di temat sodara atau cari tempat bermalam. Pulang dari semuanya tidur sampai pagi. :D

0 comment

leave yout comment here :)